Sabtu, 26 September 2009

SYAWALAN (Pokok-pokok Pengajian Syawalan)

POKOK-POKOK PENGAJIAN
SYAWALAN
OLEH: A. ADABY DARBAN









“ Dan bersegeralah kamu mohon ampunan dari Tuhanmu, dan menuju sorga yang hamparannya seluas ( gabungan ) langit dan bumi, (sorga itu) disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.
(Adapun Orang yang bertaqwa itu), ialah orang-orang yang suka menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang dapat menahan amarahnya, serta orang-orang yang suka memaafkan kesalahan orang lain, dan Allah itu sangat menyenangi pada orang-orang yang berbuat kebaikan (seperti itu)”.(Q. S. Ali Imron: 133-134).

Inti Ayat :
1. Bersegera memohon ampunan dari Allaah SWT.
2. Berusaha sedini mungkin untuk berinfestasiè mendapatkan Sorga Allaah
3. Sorga Allaah SWT. itu hanya diperuntukka bagi MUTTAQIIN
4. Cara untuk menjadi Muttaqiin è yang bakal dapat Sorga Allaah itu :
a. Suka menafkahkan hartanya (baik saat berlebihan, maupun pas-pasan)
b. Dapat menahan/mengendalikan AMARAH
c. Suka/bersedia MEMAAFKAN kesalahan orang lain terhadap dirinya
5. Allaah senang pada orang-orang Muttaqiinèdengan perbuatannya itu.

Proses Latihan :
Pada bulan Sya’ban (Ruwah) è membersihkan diri untuk persiapan ibadah Siyam/Puasa Wajib Ramadhan, dengan berbagai aktivitas antara lain :
a. Memparbanyak puasa sunnah ( al : Senin-Kamis, Tengah Bulan, atau pun
juga puasa sunah Daud ) sebagai warming-up !
b.Berusaha membersihkan diri lahir bathinnya, sering dilambangkan dengan
“ Menyadari (sadarè Nyadran) membuat KETAN –KOLAK-APEM
( Khotho’an = kesalahan/kelemahan, Qola = ucapkanlah, Afwan=
Mohon ma’af /ampunan ).
c.Berziarah kuburè mendo’akan terutama kepada kedua orang tuanya
(sebagai kewajiban bagi anak yg.Sholeh/sholihah).

Siyam Ramadhan (inti ibadahnya)
a. Menjalankan Rukun/wajibnya Puasa
b. Berupaya mendapatkan : Rahmat – Barokah – Maghfiroh è Allaah SWT.
dengan laku : Mengekang segala hawa nafsu
Sabar menghadapi segala godaan
Membersihkan diri dengan mohon ampunan Allaah SWT.
Memperbanyak Zakat – Infak – Shodaqoh
Menggiatkan ibadah Mahdhah dan ibadah Sosial (‘amm)
Mengkaji (mendalami) pedoman hidup Islami AL QUR’AN
Taqorrub dan Tawakal è kepada Allah SWT.
Semuanya itu sedapat mungkin dilakukan dengan Ikhlas-Mardlotillaah !.
c. Janji Rasulullaah :
“ Man shooma romadloona iimanan wakhtisaban ghufirolahu mataqod
damad min dzambih wa la ta’akhara “(hadts)
Artinya : Siapa yang beribadah Siyam/puasa Ramadlan dengan penuh ke-
Imanan dan hanya mengharap (ibadahnya diterima oleh Allaah)
maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Syawwal ( bulan peningkatan )
Mengenal lambang KUPAT è Laku Papat ( amalan yang empat ) dilakukan pada bulan Syawwal mengandung aspek Ibadah mahdhah(ritual) dan ibadah berupa amal sosial ( aamm ), yaitu :
a. Mulai maghrib masuk bulan Syawwal è dilakukan Takbiran
yang intinya : Takbir ( Mengagungkan asma Allaah ); Tahlil ( Mengokoh-
keyakinan akan Ke-Esa-an Allaah ); dan Tahmid ( Memuja & Memuji ha-
nya kepada Allaah ). Dilakukan sejak sehabis adzan Maghrib sampai de –
nya Sholat Iedul Fithrie.
b. Wajib membagikan ZAKAT FITRAH è diperuntukkan hanya kepada
saudara kita yang Fakir dan Miskin. Berupa makanan pokok, paling sedi-
kit setiap orang mengeluarkan 2,5 Kg. Maksudnya kata Nabi “ Agar di
hari Raya Iedul Fithrie tidak ada anggoauta masyarakat yang kelaparan”
Niatnya ibadah pada Allaah SWT., berasnya bukan untuk Allaah SWT.
Zakat Fitrah ini dilakukan Afdlolnya pada akhir puasa kita dan tidak bo-
leh melewati waktu sholat Iedul Fithrie. Fungsi Zakat Fitrah, di samping
funsi sosial, juga sebagai pembersih & penyempurna Puasa kita.
c. Laku Ibadah SHOLAT IED ( Sunnahnya di tanah lapang/ Syi’ar ).
Bersujud di tanah lapang dan mendengarkan Khotbah sampai selasai.
d. Melakukan Silaturahim ( Alal bil halal atau juga Syawwalan ), dengan
fungsi memupuk UKHUWAH tali persaudaraan, saling ma’af mema –
afkan, sehingga merekatkan kembali/ menambah rekatnya ikatan persa-
daraan kita sesama umat manusia. Dengan lambang BRESALAMAN :
Sabda Rasulullaah Muhammad SAW :
“ Tashoo-fakhuu yadzhabil ghillu ‘an quluu bikum “ (Al Hadits)
Artinya : “ Berjabat tanganlah kamu, niscaya akan hilanglah rasa
kegundahan dalam hatimu “ ( H.R. Baihaqi dari Ibn. Abbas ).

HIKMAH SYAWWALAN :

1. Meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allaah SWT. ( Taqorrub )
Taqwa adalah derajat tertinggi dihadapan Allaah SWT.
Iman Islam adalah syarat bagi keselamatan hidup & mati
“ Yaa Ayyuhalladzi-na amanut taqullaaha haq qotuqotihi
wa laa tamu tunna illa wa antum Muslimuun “ (Q.S.Ali Imron:102)
Artinya :
Wahai orang-orang yang berIman, bertaqwalah kamu dengan sebenar-
benarnya taqwa, dan janganlah engkau wafat kecuali dalam keadaan
Islami “.
2. Peningkatan Etos Kerja è dalam Islam bekerja itu ternasuk ibadah
kepada Allaah SWT. (‘aamm)
Al Qur’an : S. Jum’ah ayat 10 dan S. Al Insyira’ : 7è faidza faroqta.
3. Peningkatan Etos Keilmuan
Al Qur’an : S. Al Mujadillah 11 dan Hadits Nabi.
4. Peningkatan mutu kepribadian
Pewujudan Khiro Ummah è ummat yang baik
Foundasi : Taukhid – Iman – Taqwa
Soko Guru pilar-pilarnyaa : Ibadah Mahdhah
Akhlaqul Karimah
Ukhuwah Imaniyah
Al Ilmiyah
Aghniya’
Amaliayah duniawiyah
5. Meningkatkan Kedamaian
“ Wa Shulkhu Khoir “ è “ Perdamaian itulah yang terbaik “
( Q.S. An Nisa’ : )
“ Mawadah wa Rahmah “è Bersikap Cinta-Kasih
“ Bermuka cerah dan ramah itu adalah shodaqohmu “ ( Al Hadits ).


Masih banyak lagi, Allaahu alam bisshowab

6 komentar:

  1. Assalamu'alaikum Wr.Wb.
    Terimakasih nasehatnya mohon copy paste
    Semoga menjadi amal jariyah amin

    BalasHapus
  2. Terimakasih...
    Semoga menjadi amal baik pak adabi darban almarhum....
    amal jariyah....

    BalasHapus
  3. Terimakasih...
    Semoga menjadi amal baik pak adabi darban almarhum....
    amal jariyah....

    BalasHapus
  4. Ya Allah, jadikan ini sebagai amal jariyah Bp Adabi Darban, amiin.

    BalasHapus
  5. Ya Allah, jadikan ini sebagai amal jariyah Bp Adabi Darban, amiin.

    BalasHapus
  6. makasih mas adip sy ngopi materiya smoga jd amal jariahya... Amiin

    BalasHapus